Testimoni Sembuh dari Stroke dengan Minyak Kutus Kutus

Pengobatan penyakit dengan menggunakan obat-obatan herbal memang saat ini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat. Berbagai jenis obat herbal berbeda pun bertebaran di pasaran karena masyarakat lebih memilih untuk menggunakan nya ketimbang obat-obatan berbahan dasar kimia. Ini tentu membuat para produsen obat-obatan herbal berlomba untuk membuat produk herbal andalan mereka.

Sudah bukan rahasia lagi jika masyarakat akan lari ke pengobatan alternatif maupun herbal untuk menyembuhkan penyakit mereka. Ini mereka lakukan karena biaya pengobatan secara medis dinilai tidak begitu efektif dalam membantu proses penyembuhan. Belum lagi biayanya yang diperlukan untuk berobat ke dokter tidaklah sedikit. Dari sisi ekonomis, tentu sangat alami jika masyarakat memilih pengobatan herbal.

Minyak Kutus Kutus, sebuah produk herbal asli Bali yang mampu mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari penyakit luar, ringan, tidak menular, hingga penyakit berat dan degeneratif lainnya. Berbahan dasar alami dengan racikan 49 bahan alami yang dipadukan sempurna dengan tekonologi pengemasan modern. Kesuksesan Minyak Kutus Kutus dalam menyembuhkan penyakit sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sudah banyak penyakit yang berhasil sembuh dengan terapi Minyak Herbal Kutus Kutus, salah satunya adalah penyakit stroke. Penyakit yang satu ini memang kerap menjadi momok bagi masyarakat. Terutama orang-orang yang punya riwayat kolestrol, jantung, asam urat dan penyakit yang menyerang pembuluh darah lainnya. Kebanyakan orang yang terkena stroke akan sangat ssulit sekali untuk sembuh.

Mengobati Stroke dengan Minyak Kutus Kutus

Pengobatan Stroke dengan Minyak Kutus Kutus
Pengobatan Stroke dengan Minyak Kutus Kutus

Kini bagi anda yang mempunyai keluarga atau kenalan yang sedang menderita stroke, tidak perlu khawatir. Minyak Kutus Kutus bisa membantu anda untuk pengobata penyakit yang satu ini. Keberhasilan Minyak Herbal yang satu ini bukan isapan jempol belaka. Lumayan banyak orang dengan kisah suksesnya sembuh dari penyakit stroke dengan Minyak Kutus Kutus.

Salah satunya adalah Ibu Regina dari Jakarta. Regina memiliki orang tua (ibu) yang menderita serangan stroke. Ibu yang biasa dipanggil Mami tersebut terkena serangan stroke pada usia 81 tahun. Dokter mengatakan bahwa kondisi Mami cukup kritis karena sekitar 80% lebih otak kiri terkena dampak pecah dari pembuluh darah tersebut. Masa kritis Mami pun berlangsung selama sekitar dua minggu lamanya.

“Saat itu hasil scan rumah sakit menunjukan bahwa ada pembuluh darah otak sebelah kiri pecah. Saat kejadian sampai keeesokan harinya kami anak anak balurin mami dengan Minyak Kutus Kutus setiap 30 menit skali di telapak kaki, sepanjang tulang punggung dan sekitaran kulit kepala dan perluas area sekitar kepala.” ujar Regina.

“Setelah 2 bulan dari kejadian tersebut untuk pertama kali mami bisa merasakan puding masuk lewat mulut, tanpa lewat sonde. Kaki kanan sudah mulai bisa di gerakkan. Kateter sudah dilepas sekitar 5(lima) bulan dari saat kejadian. Sudah bisa minum susu, makan kue bolu, minum jus, dan makanan blender melalui mulut tanpa sonde.” tambah Regina.

Fakta Tentang Penyakit Stroke

Fakta tentang penyakit stroke
Fakta tentang penyakit stroke

Stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral). Hal ini disebabkan karenakan adanya penyumbatan pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang yang akan mengakibatkan kematian sel-sel saraf otak. Berikut adalah fakta tentang penyakit stroke:

  • Penyebab Kematian Ke-lima
    Stroke adalah penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah di sekitar dan di dalam otak. Bahkan di Amerika Serikat, stroke menjadi penyebab kematian kelima dan menjadi pemicu utama disabilitas.
  • Faktor Penyebab Stroke
    Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan stroke antara lain usia, hereditas atau penyakit keluarga, kelamin dan riwayat penyakit. Orang berusia di atas 55 tahun lebih beresiko untuk terkena stroke. Dari jenis kelamin, wanita lebih berisiko terkena stroke yang disebabkan oleh pil KB, kehamilan, dan terapi hormon setelah menopause.
  • TIA (Transient Ischemic Attack)
    Transient Ischaemic Attack (TIA) atau yan sering disebut stroke ringan. Gejala yang dialaminya antara lain sama dengan stroke, hanya saja TIA berlangsung selama beberapa menit dan pasien biasanya sembuh dalam waktu 24 jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *