Apa Itu Penyakit Stroke?

Penyakit stroke memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Penyakit stroke ini dikenal sebagai penyakit yang dapat melumpuhkan berbagai organ tubuh kita dan tergolong menjadi salah satu penyakit berbahaya yang dapat berujung pada kematian. Tetapi semua penyakit itu termasuk stroke tentu saja dapat disembuhkan. Untuk mengetahui penyakit stroke lebih lanjut maka akan dibahas sebagai berikut.

Pengertian Penyakit Stroke

Penyakit Stroke atau (Retinal Artery Occlusion) merupakan penyakit yang dialami pada system saraf yang terjadi karena rusaknya sebagian dari otak. Jika pembuluh darah arteri mengalirkan darah ke otak yang tersumbat, atau jika robek maupun bocor.
Stroke atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi – fungsi otak dengan cepat. Karena suplai darah ke otak. Hal ini bisa terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan).
Penyakit stroke ini bisa saja sembuh, tetapi harus segera ditangani dengan tindakan yang paling tepat dan cepat, agar tidak berbahaya dan semakin parah. Jika tidak, dapat menyebabkan terjadinya kelumpuhan bagi si penderita stroke dan berujung dengan kematian. Stroke ini di bagi menjadi 2 jenis yaitu stroke ringan dan berat. Tergantung yang dialaminya.

Penyebab Stroke

Sebagian besar penyebab stroke itu dapat dicegah dengan cara mengubah pola hidup yang menjadi sehat. Ada juga beberapa risiko penyakit stroke yang tidak dapat diubah melalui pola hidup. Mengenai hal tersebut, maka akan dijelaskan beberapa penyebab terjadinya stroke sebagai berikut :

  1.  Jika pernah mengalami TIA (Transient Ischemic Attack) atau stroke ringan dan serangan jantung, maka risiko terkena penyakit stroke lebih tinggi.
  2. Mempunyai salah satu keluarga dekat yang sudah mengidap penyakit sroke, maka itu juga bisa saja berisiko terkena penyakit stroke akan lebih tinggi.
  3. Usia yang lebih dari 65 tahun itu sangat rentan terkena penyakit stroke ini. Tetapi sebagian besar usia lebih muda pun juga bisa saja terkena penyakit stroke.
  4. Yang menderita diabetes, tekanan darah tinggi atau mempunyai kolestrol yang tinggi.
    Lalu melihat dari pola hidup sehari – hari, ada beberapa faktor yang memicu terkena penyakit stroke yaitu :
  • Perokok pasif maupun perokok aktif.
  • Yang terlalu sering mengonsumsi makanan junk food dan fast food.
  • Yang mengonsumsi narkoba.
  • Meminum minuman yang mengandung alcohol.
  • Kurangnya berolah raga.
  • Yang memiliki obesitas (ukuran berat badan) yang berlebihan.
  • Stress karena terlalu banyak memikirkan sesuatu tentang hal yang negative.

Gejala Stroke

Semua penyakit yang tejadi pada tubuh, tentu awalnya mengalami gejala – gejala atau tanda – tanda. Berikut ini adalah gejala – gejala penyakit stroke:

• Sulit menelan

Kesulitan untuk menelan adalah tanda terkenanya suatu penyakit. Dan ini termasuk tanda atau gejala akan terjadinya penyakit stroke.

• Sulit berbicara

Kesusahan salam berbicara apapun akan terasa sulit bahkan berbicara pun akan terbata – bata, tidak jelas apa yang dibicarakannya.

• Pandangan menjadi buram

Cara melihat yang menjadi tidak seperti biasanya (tidak jelas atau buram). Hal ini berhubungan dengan indra penglihatan. Organ mata yang sangat berguna sekali yang tujuannya untuk melihat.

• Sakit kepala

Sakit kepala ini bisa di alami oleh siapa saja. Baik anak – anak ataupun orang dewasa. Sakit kepala biasanya terjadi pada bagian kanan, kiri, tengah atau belakang. Penyebab sakit kepala itu pun karena kurangnya berustirahat.

• Sakit vertigo

Sakit vertigo adalah penyakit yang menyerang pada bagian kepala, tingkatannya jauh lebih tinggi dari sakit kepala lainnya. Seperti memutar jika berdiri ataupun tiduran.

• Mual

Mual suatu permasalahan kerap terjadi, dimana perut tidak bisa menerima makanan dan minuman apapun yang sering kali dimuntahkan. Dan jika mengalami hal ini maka berikan saja air hangat.

• Muntah

Isi yang ada di dalam perut di keluarkan semuanya, sehingga bisa terjadi kekosongan di dalam perut.

• Hilangnya keseimbangan

Hilang keseimbangan secara tiba – tiba ketika menggerakan tubuh ketika sedang berjalan.

• Mati rasa

Dibeberapa sebagian tubuh akan secara tiba – tiba badan kita tidak merasakan hal apapun sama sekali.

• Kelumpuhan

Lumpuh yang terjadi pada si penderita akan di alami hanya sebegian dari tubuh saja.

• Pingsan

Pingsan adalah hilangnya kesadaran. Pingsan juga termasuk gejala terkenanya penyakit stroke.

Pencegahan Stroke

Mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Hal itu dikarenakan dengan mencegah kita bisa menghindari berbagai dampak yang buruk akibat penyakit stroke. Contohnya, seperti kelumpuhan dan sebagainya. Berikut ini ada beberapa tips atau cara untuk menghindari dari penyakit stroke, yaitu :

  • Hindarilah rokok
  • Hindarilah makanan yang terlalu banyak lemak
  • Hindari minuman yang mengandung alcohol
  • Perbanyak minum air putih (hindari dehidrasi)
  • Rutin memeriksa tekanan darah ke dokter ataupun sebagainya
  • Jangan stress atau terlalu memikirkan sesuatu yang tidak sewajarnya
  • Perbanyak lah olah raga
  • Jangan terlalu banyak makan makanan yang mengandung kadar garam terlalu tinggi

Cara Mengobati Stroke Ringan

Penyakit stroke bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Tetapi penyakit ini lebih rentan terkena pada orang yang berusia lanjut (diatas 50 tahun). Penyakit stroke ini bisa menyerang berbagai organ tubuh seperti wajah, mulut yang mengakibatkan tidak bisa berbicara stroke pada kaki kiri atau kanan ataupun keduanya, stroke pada tangan kiri atau kanan ataupun keduanya, adalagi stroke batang otak ada juga stroke yang terjadi hanya sebagian atau separuh dari badan saja.

Untuk dapat mengobati penyakit stroke ini butuh kesabaran yang cukup tinggi. Cara mengobati penyakit ini bisa diobati dengan cukup dengan terapi dokter, tradisional maupun obat herbal yang sudah diperjual belikan di pasaran. Tetapi tentu saja tidak boleh sembarangan. Berikut ini contoh obat tradisional herbal yang sudah buktikan untuk menyembuhkan penyakit stroke, yaitu :

  1. Obat Herbal Tradisional Minyak Kutus Kutus

    Terbuat dari bahan – bahan alami seperti daun sirsak pilihan, bunga roselia hitam, buah apel, kulit buah manggis, madu, dan tumbuhan obat alami lainnya. Kutus Kutus sudah terdaftar di Departemen Kesehatan dan sertifikasi Halah MUI. Minyak Kutus Kutus sangat aman dikonsumsi oleh penderita penyakit stroke ringan maupun berat.
    Lalu ada beberapa obat herbal alami lainnya, yaitu :

  2. Bawang putih

    Bawang putih ini selain dapat menyembuhkan penyakit stroke, tetapi juga dapat menurunkan darah tinggi, kolestrol dan sebagainya.

  3. Jahe

    Jahe juga mampu menurunkan kolestrol yang tinggi. Cara mengolahnya, cukup mengambil 2 sendok teh jahe setiap hari selama seminggu. Lalu jahe yang sudah matang itu diseduh dengan menggunakan air panas. Lalu cara lainya, ambiol 1-2 sendok jahe, setelah itu diparut dan celupkan direbusan air yang mendidih.

  4. Daun sambilato

    Caranya dengan merebuskan 7 lembar daun sambiloto tersebut dengan menggunakan air yang mendidih, lalu tambahkan di air rebusan tersebut dengan madu dan minumlah 3 kali sehari.

  5. Mengkudu atau pace

    Caranya hanya cukup dibuat jus saja lalu diminumlah dengan rutin.