Dari Bahan Alami, Minyak Kutus Kutus Aman Dikonsumsi

Indonesia sangat terkenal dengan kekayaan alamnya yang mampu menghasilkan berbagai jenis flora dan fauna yang beragam. Baik yang eksotis, unik, langka hingga yang memiliki segudang manfaat seperti tanaman herbal. Secara statistik, masih banyak sekali pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk sesuatu yang berguna bagi umat manusia yang belum bisa dimaksimalkan oleh putra dan putri bangsa.

Hal ini tentu membuat banyak pihak asing yang justru mengeksploitasinya. Anak bangsa malah hanya sebatas menjadi pekerja saja, padahal kalau dipikir-pikir mengolah hasil alam Indonesia tidaklah sesulit yang dibayangkan. Seperti yang dilakukan oleh Bambang  Pranoto, sang penemu Minyak Kutus Kutus asli Bali ini. Pranoto hanya memanfaatkan hasil alam di sekitar rumahnya saja.

Dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan dan ditambah sedikit pengetahuan yang dimiliki Bambang, dirinya pun sukses melahirka produk Minyak Multikhasiatnya tersebut. Selain dengan bahan-bahan alami yang  bisa ditemukan disekitar, Minyak Kutus Kutus pun memiliki filosofi yang sangat dalam dibalik proses pembuatannya. Semua selalu serba berkaitan dengan angka keramat, yaitu 7 (tujuh).

Serba Angka 7 Dibalik Bahan Minyak Kutus Kutus

Minyak Kutus Kutus, Herbal Alami
Minyak Kutus Kutus, Herbal Alami

Ada yang menarik dari Minyak Kutus Kutus Bali ini. Karena selain berbahan dasar 100% alami, ternyata dibalik proses pembuatannya sangat syarat akan makna filosofisnya. Antara lain yaitu penggunaan 69 jenis tanaman herbal dan juga erat dengan 7 unsur kehidupan dibaliknya. Berikut adalah pengakuan sang inventor Minyak Kutus Kutus, Bambang Pranoto:

“Filosofi yang saya terapkan dibalik proses pembuatan Minyak Kutus Kutus yaitu filosofi memasak. Mengapa memasak? Karena semua bahan dasarnya bisa kita temukan di dapur. Inspirasi tentang kombinasi nya pun datang begitu saja seakan muncul dari mimpi. Namun setelah jadi dan saya cocokan dengan racikan dari usada bali atau kitab babon jamu keraton surakarta ternyata 80% cocok.” ujar Bambang.

“Setelah berhasil menemukan racikan yang pas, saya juga baru sadar bahwa semua komponennya serba. Selain itu, saya juga pernah mencoba ramuann tradisional (jamu) dari eropa, china, timur tengah dan india. Cukup mengejutkan, karena ternyata semua bisa ditemukan di bali. Jadi sebenarnya bisa  dibilang Indonesia ini sangat bisa menguasai dunia pengobatan herbal di dunia.” tambah pria asal Bali tersebut.

Khasiat Minyak Kutus Kutus

Bahan Alami yang terkandung dalam Minyak Kutus Kutus
Bahan Alami yang terkandung dalam Minyak Kutus Kutus

Seperti yang telah disebutkan di atas tadi, dalam satu botol Minyak Ajaib Kutus Kutus dari Bali terkandung 69 jenis rempah-rempah berbeda yang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Sejak awal peracikan minyak ajaib yang satu ini, daftar khasiatnya pun semmakin bertambah. Semakin banyak jenis penyakit yang terbukti mampu disembuhkan oleh Minyak Kutus Kutus Bali ini.

Selain 69 jenis tanaman herbal yang digunakan, minyak kutus kutus ini juga memiliki kandungan dari lima unsur pohon kehidupan. Unsur-unsur tersebut yaitu daun, batang, akar, bunga, dan buah. Selain itu ditambahkan juga dua unsur lagi yakni air dan api, yang diwakili oleh minyak kelapa serta minyak essential lainnya sehingga membuat filosofis nya semakin erat dengan angka 7.

Dengan menggunakan teknologi modern untuk pengemasannya, kini  terciptalah sebuah produk kesehatan berkualitas tinggi. Minyak Kutus Kutus yang sangat berkhasiat untuk membantu proses penyembuhan lebih cepat dari suatu serangan penyakit. Memiliki energi yang seimbang sehingga berkhasiat juga untuk menangkal energi negatif yang ada dalam diri maupun lingkungan tempat kita berada.

Sebagai bukti bahwa Minyak Kutus Kutus terbuat dari bahan yang mudah didapat di tanah nusantara, Berikut adalah sejumlah bahan-bahan alami yang dijadikan sebagai campuran Minyak Kutus Kutus: Minyak Kelapa, Minyak Zaitun, Minyak Gaharu, Daun Ashitaba, Daun Neem, Purwoceng, Temulawak, Bunga Lawang, Pule dan Cengkeh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *